Pengalaman Karina “Kakek Tukang Sol Sepatu”

Masih dengan kisahku….
Didi,30 tahun,beristri dengan 2 orang anak…

Malam itu di lapangan sepakbola di daerah tempatku tinggal,ada pertunjukan salah satu band ternama ibukota.
Jam 7 malam itu,aku sedang berada di rumah sendirian ( istriku kerja shift malam,sedangkan kedua anakku berada di rumah pengasuh nya ) .
Daripada tidak ada yg aku lakukan di rumah,aku pun menuju ke lapangan tsb untuk sekedar menikmati keramaian para penonton yg menyaksikan pertunjukan tsb,karena aku memang tidak menyukai acara pertunjukan band seperti itu.Sesampainya di lapangan tsb,aku mencari tempat yg nyaman untuk duduk2,dan yang kupilih adalah di depan rumah teman ku yg berada di seberang jalan yg berjarak sekitar 50 meter dr lapangan tsb.
Aku berharap temanku itu ada di rumahnya sehingga aku bisa ngobrol2 dengannya.pada saat itu memang di halaman depan rumah temanku itu tidak terlalu ramai penonton,karena jaraknya memang agak jauh untuk dapat menyaksikan pertunjukan itu dan kulihat pintu rumah temanku tsb tertutup rapat.
Temanku ini bernama boy dan istrinya bernama dewi…
Dewi ini org nya agak kurus dan payudara nya kecil..tingginya sekitar 160 cm,kulit nya sawo matang dan wajahnya lumayan cantik.
Usia mereka sebaya denganku dan sudah memiliki 1 anak…
Didepan rumah nya tsb terdapat halaman yg terdapat tempat duduknya ( didaerah ku semua halaman rumah memang ada tempat duduk seperti itu yg sengaja di buat sama di setiap rumah).
Dan disitulah aku duduk2 sendirian melihat keramaian penonton sambil menghisap rokok ku…
Jam 8 malam,pertunjukan band pun di mulai,baru sekitar 15 menit pertunjukan angin berhembus kencang dan tak lama kemudian hujan turun disertai petir…
Penonton pun berhamburan mencari tempat berteduh dan aku saat itu memilih untuk berteduh di teras rumah boy.
Aku berlari menuju teras rumah boy lalu aku pun berteduh disana.
Derasnya hujan saat itu membuat ku terkena percikan hujan karena teras rumah boy yg memang tidak lebar.
Tiba2 dewi membuka pintu rumahnya dan menengok keluar dan ia yg saat itu melihatku berada di teras rumahnya menawariku untuk masuk ke dalam rumah.
Saat itu dewi baru selesai mandi,hal itu bisa kulihat dari rambut nya yg masih basah dan ia jg masih memakai piyama mandi.
” lho…ada mas didi y….masuk aja mas..hujannya deras bgt ”
” iy mbak….ku kira gak ada org di rumah…soalnya drtd pintu nya tutupan terus “
” oooo…aku baru pulang kerja shift sore mas ( dewi dan istriku adalah teman kerja satu kantor)…abis itu langsung mandi,makanya rumah ku tutup pintu nya ” jawab dewi.
” boy kmana mbak?”
” kerja mas…. “
” oooooo..pantesan sepi…kerja rupanya “
” iy mas….makanya anakku jg ku titip tempat neneknya td…..sini masuk aja gpp mas”
” iy mbak…”
Lalu aku pun masuk ke dalam rumah nya dan dewi mempersilakan ku duduk di sofa.
” mas…saya tinggal ke
Kamar dulu y…mau sholat isya” kata dewi.
” iy mbak….”
Dewi pun meninggalkanku masuk ke kamar nya.sementara aku duduk di sofa sambil menghisap rokokku.
Di luar,suara musik masih terdengar sayup2,tetapi para penonton sudah berhamburan masing2 ke tempat yg teduh.
Hujan deras disertai angin kencang dan petir bergemuruh menambah dingin suasana malam itu.
Tiba2 suasana menjadi gelap karena listrik mati…
Tiba2 kudengar suara dewi memanggilku dari dalam kamar nya.
” mas…mas…”
” ya mbak…knapa?”
” punya korek gak?mau nyari* lilin ni….gak kliatan…”
” ada mbak…”
” tolong mas.. .”
Aku pun berinisiatif berjalan menuju ke kamar nya dengan meraba2..
Saat berada di depan pintu kamar nya dan hendak masuk ke dalam kamar nya,aku bertabrakan dengan dewi.
Aku kaget bukan main begitu pun dewi yg saat itu menjerit.
” awww….”
” sorry mbak…”
” gpp mas…cuma kaget aja…lilin nya di laci lemari mas”
Aku pun masuk ke kamar nya dan dewi pun membuntuti di belakangku.
Kunyalakan korek api ku untuk penerangan mencari lilin tsb.setelah ketemu lalu kunyalakan lilin itu.
Betapa kaget nya aku saat menoleh ke belakang.rupanya saat itu dewi hanya memakai mukena bagian bawah,sedangkan tubuh bagian atas nya hanya memakai bra warna hitam.
Ia pun merasa malu dan berkata
” maaf mas…abis shalat td mukena ku sudah ku lepas…ku taruh diatas kasur.. ku raba2 gak ktemu…jd nya kyk gini…”
” gpp mbak….aku malah yg minta maaf udah ngliat mbak kyk gini…”
Penis ku lgsung tegang dan membesar melihat pemandangan seperti itu.
Bukannya cepat menutupi tubuh atas nya,dewi malah membuka mukena bagian bawah nya.
” mas…tungguin disini sbntar y…aku mau pake baju……
Aku terkejut sekaligus senang mendengar permintaannya tsb.
Aku pun msh berdiri sambil terus melihat ke arah dewi yg saat itu hanya memakai bra dan CD mini tipis.
Setelah ia melepas mukena bagian bawah nya,ia pun melipat mukena nya dan menyimpannya dalam lemari.
Bukannya bergegas mencari dan memakai baju,ia tampak nya memperlambat waktu untuk memakai baju.ia malah merapikan sajadah tempat shalat nya tadi.akibat cara nya melipat sajadah itu lah akhirnya membuat lilin yg tadi nya menyala menjadi padam lagi.
Aku pun berjalan menuju ke arah lilin td untuk menyalakannya kembali,tapi belum sampai di tempat lilin td aku tertabrak oleh tubuh dewi hingga aku terjatuh di lantai dan posisi dewi menindih di atas tubuh ku.
Tak sengaja juga tangan kanan ku yg saat itu masih memegang korek menyentuh lilin yg padam td.kunyalakan lagi lilin itu masih dalam posisi tertindih tubuh dewi.Setelah lilin menyala terlihat posisi kami berdua yg saat itu pas sekali posisi wajah kami saling berdekatan satu sama lain.
Aku dan dewi saling pandang dan tak berapa lama kemudian entah siapa yg memulai nya bibir kami saling mencium.
” mmmmccchhhh…mmccchhhh…”
Suara bibir kami saling mencium.lama kelamaan ciuman kami semakin bergairah.lidah kami saling melumat mesra.tangan ku lalu tidak tinggal diam.ku belai lembut punggung dan pantat nya.
Ia pun menggelinjang merasakan belaian tanganku tsb.desahan2 halus mulai keluar dari mulutnya.
” mmmmmhhhhhh…..aaaaggghhhhh…ouuuggghhhh…”
Cukup lama ciuman bibir kami berlangsung,sekitar 5 menit.
Lalu ku lepaskan ciuman bibir ku di bibir nya.aku membalikkan tubuh hingga tubuh dewi berada di lantai.lalu aku bangun dan ku menggendongnya ke atas kasur.ku rebahkan tubuh nya dengan posisi terlentang lalu kemudian ku buka kaos dan celana jins yg kupakai.
Aku naik ke atas kasur dan mulai menciumi bibir dewi yg terlihat pasrah menunggu ku.kami pun saling berciuman bibir lagi.penisku sudah semakin tegang dan membesar dalam CD yg ku pakai.
Ciumanku berlanjut menciumi leher dewi dan sampai di sekitar payudara dewi yg masih terbungkus bra hitam nya.
“Aaaaggghhhh..ssshh..mmmhhhh. ..”
suara desahan dewi
.lalu aku mulai menindih
lembut tubuh dewi dari atas.ku
lepaskan bra hitam yang menutupi
payudara dewi,setelah bra
nya terbuka aku melihat sepasang
payudara mungil yang masih kencang,puting nya berwarna coklat kemerahan.kuciumi payudara dewi dengan lembut dan ia pun mendesah halus.
“Aaaaggghhhh..ssshh..mmmhhhh…..iy gitu masss…..jilatin nenenku
massss…..ayo terus
masss….aaaagghhh….enak
massss…..geli massss……”
Aku pun terus mencium kedua payudara nya secara bergantiain agar gairah nya terus memuncak.tangan dewi pun tidak tinggal diam,ia mengelus punggungku dan meremas2 pantatku.puas memainkan mulut dan lidahku di payudara dewi,kucium dan kujilati
perut nya hingga ke bagian paha
dekat vagina nya yang masih tertutup CD itu.ia pun membuka pahanya lebar2
sambil menggelinjang keenakan.
” ooouuugghhhh…..geli masss….enak
bgt rasanya masss…..ayo
massss…teruuusss….memekku gatal masss…..aaagggghhhh……”
Ku mainkan bibir dan lidah ku menciumi selangkangan dewi dan vagina dewi dari luar CD nya.ia pun mendesah semakin menjadi.
Di buka nya CD nya dari samping hingga terlihat vagina nya yg tanpa bulu kemaluan itu.ku jilat dan ku cium vagina dewi dari bagian samping CD nya yg di buka dengan tangannya tsb.
“Aaaaggghhhh..ssshh..mmmhhhh….iy mas….terus mas….ooougghhh….
Aku pun membuka CD yang dipakai
nya.kulihat vagina dewi yg
menonjol dan bibir vagina nya yg merona itu.lubang vaginanya tampak msh sempit.
dan setelah itu ku jilati bagian luar
vagina nya sambil tangan ku
mengelus2 payudaranya.
” hhhhmmmmmm memekku geli
masss…enakkk masssss….ayo donk
massss….jilat itil nya
massss….sssshhhhh….”
Aku pun memandang nya sambil menganggukkan kepalaku sambil
terus menjilati vagina dan klitoris
nya penuh nafsu.penis ku juga sudah tegang dan
membesar dari tadi.puas aku menjilati
vagina dewi,aku pun berdiri di pinggir ranjang,CD yg kupakai kupelorotkan dan ku lepas hingga penis ku keluar bebas dan terlihat lah penis besar ku.
Aku naik ke ranjang dan dewi pun sudah tau apa yg harus di lakukannya.
Aku berjongkok dan ia mengocok lembut penis ku,gerakan tangannya di penis ku membuatku merasakan nikmat yg luar biasa dan mulutku pun mengeluarkan desahan2.
” oouuggghhhh….aaahhhhh…..ssshhhhhh….nnmmnhhhh h…..”
Puas mengocok penis ku,ia pun lalu menungging dan* mengarahkan mulut nya ke arah penisku lalu ia pun mengulum penis ku dengan lembut. kulumannya pada
penis ku membuat sensasi kenikmatan terasa di seluruh tubuh ku.
” oooohhhhh mbak…… ngilu
mbak…..sssshhhh…..terus
mbak……aaagggghhhh…..”
Ia mengulum penisku cukup lama dan 10 menit berikut nya ia melepaskan penis ku dr kuluman nya.
Ia pun kemudian merebahkan tubuh nya kembali dalam posisi terlentang.Aku pun sudah paham apa yg harus aku lakukan.
Ia ingin agar aku segera memasukkan penis ku
ke dalam vagina nya.
” ayo mas… .masukin kontolmu ke
memek ku mas…..udah gak tahan
mas….”
“Iy mbak…”
Lalu aku pun mengarahkan kepala
penisku ke arah vaginanya dan tangan
Dewi pun membantu menuntun
penis ku untuk dapat masuk ke
vaginanya.dan akhirnya masuk lah
kepala penis ku ke vagina dewi.kepala penisku agak susah masuk ke dalam vagina dewi karena lubang vagina nya yg masih sempit meskipun sudah mempunyai 1 anak dari boy.saat penisku masuk kedalam vagina nya,kurasakan hangat dan nikmat bercampur di penisku.setelah kepala penis ku berhasil masuk lalu ku pompa pelan2 kepala penis ku ke dalam
vagina dewi.ia pun mengerang
dan mendesah penuh nafsu.
” ooowwwhhhhh….mmmmhhhhmmm…sssshhhhh…..terus mas…..kontolmu enak masssss….ayo
massssss…..teruuusssss…..aaaagggghhhhh…..mas ukin semua kontol mu mas….”
Pinta nya padaku penuh nafsu
Aku pun mulai memasukkan seluruh
bagian penis ku ke vagina dewi
dan aku menikmati rasanya penisku
keluar masuk dalam vaginanya hingga
lama kelamaan ku pompa seluruh
bagian penis ku ke dalam vagina dewi.kami lakukan itu dalam berbagai macam gaya bercinta.Entah berapa kali sudah dewi merasakan orgasme nya*disertai dengan erangan yg keluar dr mulut nya.
” aggghhhh….aaaagggghhhh…..aku keluar mas…..mmmmmhhhh..”
” iy mbak….nikmati kontol ku mbak ” jawabku sambil terus memompa penis ku di vaginanya.
Dan 20 menit kemudian aku pun
hendak mencapai orgasme.
“* aagghhh…
aggghhhh….aaaagggghhhh…..aku mau keluar mbak…..mmmmmhhhh……iy
massss…..aku juga mau lagi….kita ba…reng…. an…
maasssss….oooougggghhhh..”..
Kamipun mencapai puncak kenikmatan bersama
Hinga akhirnya tubuh kami berdua
menegang dan desahan kami makin seru terdengar.
” oooohhhh mas…..aku nyampe
masss……aaaagghhhhhhh…aaaaggghhhh
aku juga mbak…….”
Akhir nya tubuh kami tergeletak
lemas tiada daya dan kami pun tertidur berdua dengan berpelukan masih dalam keadaan telanjang.
Hujan deras dan mati lampu menjadi saksi gairah nafsu aku dan dewi.
dan percintaan kami pun terjadi lagi menjelang subuh sampai akhir nya aku pulang ke rumahku sebelum matahari terbit.

Pencarian terkait:

cerita seks tukang sol, Cerita seks kakek sol sepatu, cerita dewasa kakek sol sepatu, cerita seks tukang sol sepatu, cerita dewasa kakek tukang sol, cerita seks dengan tukang sol sepatu, Cerita sek tukang sol sepatu, cerita seks dengan kakek, cerita sek berjilbab dengan tukang sol sepatu, cerita ngentot tukang sol
Uncategorized